Banjir besar di Kalimantan Selatan

Satu Warga Terseret Arus Banjir

WARTAONEMERAH -

Hujan deras yang mengguyur beberapa desa di Kabupaten Balangan,sejak Sabtu (24/09/22) siang,sebabkan banjir dan seorang remaja meninggal akibat terseret arus air.

Informasi dihimpun seorang remaja yang diketahui bernama Dewi Puspitasari (12) hilang terseret air saat bermain air yang meninggi di Jalan Baruh Penyambaran menuju Suryatama,di Desa Baru Penyambaran,Halong Kabupaten Balangan,Kalimantan Selatan,Minggu (25/09/22) sekitar pukul 09.45 WITA.

Warga yang berada di lokasi langsung cepat melakukan pencarian,karena korban hilang dari pandangan yang diduga korban terseret air hingga ke kebun karet yang berada di samping jalan tempatnya bermain.

Warga menyebar untuk melakukan pencarian korban dan tidak berselang lama,tubuh korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri sekitar pukul 10.35 WITA.

Tubuh korban dievakuasi oleh warga dan langsung di sungsang untuk pertolongan pertama dan langsung dilarikan ke Puskesmas Halong, namun nyawanya tidak terselamatkan lalu di hantar ke rumah duka.

Ketua TRC BPBD Balangan,Kudratullah mengatakan,Tim TRC BPBD Balangan,yang sedang evakuasi warga banjir di kawasan tersebut langsung meluncur ke lokasi saat mendengar informasi adanya seorang remaja yang terseret arus air.

" Ada anggota TRC yang dikerahkan ke sana dan langsung ikut serta melakukan pencarian. " Ucapnya.

Kudratullah,menerangkan,diduga korban terseret arus karena terpeleset pada jalan tempatnya bermain dan berhasil ditemukan kurang lebih 200 meter dari titik nol pencarian.

" Rumah duka langsung ramai didatangi warga yang berada di Desa Sumber Agung Rt.002,Halong,Kabupaten Balangan." Terangnya.

Kapolsek Halong,Ipda Bambang Surya,menjelaskan jasad korban ditemukan tidak terlalu jauh dari lokasi terseret derasnya air di jalan,tepatnya pada pohon kecil yang ada di kebun karet samping jalan tersebut.

" Kemungkinan saat sedang berjalan,korban terpeleset dan langsung terseret arus air yang cukup deras." Jelasnya.

IPDA Bambang,menambahkan,korban yang datang ke lokasi bersama tetangganya dengan niatan mencuci sepeda motor dan bermain di jalanan yang terendam air dari sungai Balangan,pasalnya setiap ada kenaikan debit air,kawasan tersebut selalu ramai dikunjungi warga setempat.

" Saat Dewi terseret dan hilang dari pandangan,warga di lokasi langsung melakukan pencarian hingga lebih dari satu jam,barulah bagian tubuh korban terlihat timbul di dasar air " Imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Baruh Penyambaran Handiansyah,menegaskan,lokasi korban terseret arus sungai memang kerap menjadi tempat kunjungan warga pada saat debit air naik,tempat itu sering menjadi sarana anak bermain air dan mencuci sepeda motor.

Sebagai bentuk antisipasi kejadian serupa, pihak pemkab setempat akan memasang spanduk imbauan agar berhati-hati di  sana,terlebih saat debit air naik ke jalan,arusnya cukup deras.

Penulis:

Baca Juga