Kasus kepemilikan senjata api rakitan

Satreskrim Palembang Tangkap Pemilik Senpi Rakitan

WARTAONEMERAH -

Tim beguyur bae Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang,menggeledah rumah yang diduga sebagai tempat pesta Narkoba dan mendapati 2 pucuk senjata api rakitan.

Berawal informasi warga adanya pesta Narkoba di rumah tersangka Bastian Pranata (28) di Jalan Mekar Sari, 29,Pulo Kerto,Gandus,Palembang.

Tim beguyur bae Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang,langsung bergerak mendatangi rumah tersebut.

Saat polisi datang, polisi melihat tersangka Rohman alias Oman (34) warga Desa Talang Buluh,Gandus, Palembang,keluar rumah dan pergi dengan mengendarai sepeda motor.

Anggota Opsnal melakukan pengejaran dan sempat kehilangan jejak,namun akhirnya Anggota mendatangi rumah tersangka Oman dan melakukan penangkapan serta penggeledahan pada Minggu (06/03/22) sekira pukul 18.30 WIB.

Saat diminta membuka tas yang dibawa tersangka Oman ditemukan 2 pucuk senjata api rakitan jenis Revolver ukuran kecil warna hitam dengan amunisi 4 butir peluru yang ada didalam silinder dan jenis Revolver ukuran sedikit besar warna putih stenlis dengan amunisi 5 butir peluru.

Dalam pemeriksaan awal tersangka Oman mengaku jika satu senpi adalah miliknya dan satu lagi milik tersangka Bastian yang dititipkan kepada dirinya.

Anggota Satreskrim langsung menuju ke rumah Bastian dan melakukan penangkapan,untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka bersama barang bukti (BB) dua unit Senpi rakitan berikut amunisinya langsung dibawa ke Mapolrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang,Kombes Pol Mokhamad Ngajib,melalui Kasat Reskrim,Kompol Tri Wahyudi,yang didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail dan Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhony Palapa membenarkan jika pihaknya telah mengamankan kedua orang tersangka atas kepemilikan senjata api rakitan.

"Kedua tersangka sudah diamankan ke Polrestabes Palembang berikut barang bukti 2 unit Senpi rakitan berikut amunisi pelurunya dan kini kedua tersangka sedang didalami terkait kepemilikan Senpi rakitan tersebut." Ucap Kompol Tri Wahyudi,diruang kerjanya,Senin (07/03/22).

Atas perbuatannya,kedua tersangka akan di jerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951.

Penulis:

Baca Juga