Dua bocah kembar jadi korban kecelakaan di pangandaran

Hendak Menyebrang, Bocah Kembar Tewas Tertabrak Moge

WARTAONEMERAH -

Dua anak kembar meninggal tertabrak motor gede (moge). Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Dusun Kedungpalungpung, RT 001/004, Desa Tunggilis, Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (12/3/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Adapun korban bocah kembar laki-laki yang tertabrak di Jalan Raya Kalipucang-Pangandaran itu adalah Hasan dan Husen (8), anak dari pasangan Wasmo dan Empong. Kedua korban merupakan siswa kelas 2 SDN 3 Tunggilis, Kabupaten Pangandaran.

Salah seorang saksi mata kejadian, Pendi (50) warga setempat mengatakan, kendaraan moge roda 2 jenis Harley Davidson tersebut datang dari arah Padaherang menuju Pangandaran.

Meski melakukan konvoi, namun masing-masing biker moge melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

“Pas di tempat kejadian perkara (TKP), kedua korban tertabrak saat hendak menyeberang sambil bergandengan tangan. Korban meninggal dunia di TKP,” katanya kepada HR Online, Sabtu (12/3/2022).

kedua anak kembar tersebut mengalami luka parah terutama pada bagian kepala.

Adapun moge putih menabrak korban pertama, dan motor gede warna hitam menabrak anak satunya lagi.

Setelah menabrak korban, biker moge warna putih tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan masuk ke parit.

Kecelakaan maut tersebut pun langsung ditangani Polres Ciamis. Sementara dari olah TKP, Satlantas Polres Ciamis Bripka B Setiadi mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan, karena saat ini masih melakukan proses penyelidikan.

Dilansir detikJabar, pihak pengendara motor menjalin perdamaian dengan pihak keluarga korban di Polsek Kalipucang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (12/3/2022).

" Saya mewakili keluarga sudah ikhlas dan menerima musibah yang menimpa kami," Ucap kakak korban, Iwa Kartiwa (36), mengutip keterangannya kepada  detikJabar.

Meski begitu, Iwan menyerahkan proses hukum sepenuhnya ke pihak kepolisian. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan pengurus Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Boyke Luthfiana Syahrir mengucapkan permohonan maaf.

" Artinya ini musibah, menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih hati-hati serta tertib lagi," Katanya

Penulis:

Baca Juga