Menjaga dan merawat NKRI

Barisan Ksatria Nusantara Siap Jadi Garda Terdepan Pemersatu Bangsa

WARTAONEMERAH -

Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Barisan Ksatria Nusantara (BKN) terbukti semakin solid dalam menjaga dan merawat Indonesia. Organisasi masyarakat yang dikepalai oleh Muhammad Rofii Mukhlis tersebut terus eksis menggalakkan beragam kegiatan sosial. Mulai dari baksos, bantuan hukum hingga menjalin sinergi bersama institusi kepolisian dalam berbagai kesempatan.

Pada kesempatan wawancara bersama awak media, pria yang akrab disapa Gus Rofii mengaku selalu terdorong untuk andil dalam beragam kegiatan kemanusiaan. Seperti ketika warga cianjur mengalami musibah bencana alam bulan lalu. Rofii tanpa berpikir panjang mengerahkan anggotanya untuk terjun membantu mengevakuasi dan memberi santunan seadanya kepada korban gemba.

“ Saya tidak bisa mengelak dorongan hati, selama Allah masih memberi nafas, kami akan selalu berpartisipasi apapun sebisa kami untuk membantu sesama. Tentunya saya terpaksa merelakan Istri dan anak untuk saya tinggal selama berminggu-minggu, ” Ungkapnya.

Selain aktif dalam kegiatan sosial, Rofii bersama kolega turut aktif dalam menyikapi berbagai isu sensitif yang membuat gaduh di masyarakat. Seperti visi dan misi BKN yakni menjaga dan merawat NKRI, Rofii kerap bersumbangsi lewat statemen positif yang bisa meredam emosi masyarakat. Ketika mereka termakan oleh suguhan berita hoax di medsos. Seperti ketika menyikapi isu Ferdy Sambo CS.

“ Itu kami lakukan agar kita sebagai warga Indonesia tidak termakan hoax dan terpecah belah, ” Tuturnya.

Menyikapi isu di penghujung tahun, BKN mengapresiasi kinerja yang dilakukan institusi kepolisian dan majelis hakim di sidang kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Menurutnya, hakim dan Polri telah memberi banyak pencerahan dan wawasan kepada masyarakat terkait penyikapan kasus. Mereka terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu. Apresisasi khusus diberikan kepada Pimpinan Sidang Wahyu Iman Santosa dan seluruh majelis sidang karena dirasa telah tegas dan transparan mengungkap kasus ini.

Rofii tak lupa mengapresiasi dan memberi hormat kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan anggotannya. Karena di bawah kendali mereka, kasus yang rumit dan minim barang bukti telah berhasil mereka selidiki dengan baik tanpa ada intervensi pihak manapun.

“ Mereka layak diberi penghargaan dan rencanannya kami akan memberikan penghargaan Ksatria Award, ” Ucap pria yang juga owner warung makan Rawon Bidadari Kediri itu.

Selain ikut andil menyikapi isu-isu nasional, di berbagai kesempatan, Rofii dan anggota kerap melakukan berbagai kegiatan masyarakat. Seperti menggelar kontes dangdut hingga memberi wadah bagi pelaku kesenian daerah seperti jaranan.

Di momen-momen tertentu seperti Ramadan, BKN rutin menggelar kegiatan makan rawon gratis ketika sahur di Rawon Bidadari. Uniknya, sang owner mengajak warga untuk melakukan gerakan cuci piring bersama. Hal ini sebagai bentuk edukasi dan tanggung jawab untuk selalu menjaga kebersihan.

“ Ketika ada momen nasional dan ultah parpol atau ormas, kami sediakan diskon khusus bagi anggota yang makan di Rawon Bidadari, ”  Jelasnya.

Tak kalah menariknya Rawon Bidadari juga memfasilitasi jika ada pasangan muda yang ingin menikah tetapi tidak mampu dengan tuntutan biaya pernikahan. Gratis cathering makanan, kuade pengantin, sound system, tenda, buku tamu, MUA pengantin, hingga honey moon hotel. Syaratnya lokasi pernikahan harus digelar di Rawon Bidadari. Tak jarang, kegiatan-kegiatan tersebut lantas bisa menjadi hiburan yang bisa menyenangkan hati mereka.

“ Banyak sekali kegiatan yang kami buat, kemarin saat momen piala dunia kami dan temen-temen sengaja menggelar nobar dan bersedekah rawon gratis. Uniknya makan rawon gratis hanya untuk warga yang jagoannya kalah,” Jelas Rofii.

Ketika ditanya resolusi tahun depan, Rofii berkomitmen akan terus melakukan banyak kegiatan yang tujuannya menjaga dan merawat tanah air. Untuk merealisasikannya, Rofii mengajak kepada anggota agar terus solid dan tanggap dalam bertugas demi merawat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Indonesia (NKRI). Mereka juga akan menggandeng banyak pihak terutama institusi kepolisian.

“ Kami akan siap kapanpun dan dimanapun menjadi barisan garda terdepan untuk merawat dan menjaga negara yang penuh toleransi ini, ”  Ucapnya penuh semangat.

Penulis:

Baca Juga