Kebakaran Kubah islamic center diungkap polisi

4 Pekerja Dari PT. Dwi Agung Sentosa Pratama Diamankan

WARTAONEMERAH -

Kebakaran hebat yang terjadi pada bangunan megah kubah Masjid Jakarta Islamic Centre Jalan Kramat Jaya Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, akhirnya Polisi berhasil mengungkap kronologi awal.

Diketahui, kebakaran Kubah Masjid Islamic Center terjadi pada hari Rabu tanggal 19 Oktober, Pukul 15.00 WIB sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi.

Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Slamet Wibisono Yanto mengatakan, berdasarkan saksi dan bukti yang didapat, peristiwa itu berawal dari empat orang pekerja yang sedang memperbaiki (renovasi) bangunan masjid.

" Berdasarkan keterangan saksi Burhanudin warga Bogor, Nano Sumarno Kuningan, Kusmayadi Kuningan, Ardiansyah warga Bogor keempat pekerja mayoritas
warga Jawa Barat sedang melakukan renovasi masjid, " Kata AKBP Slamet melalui data yang dirilis. Rabu (19/10/2022).

AKBP Slamet menjelaskan, dari keempat (4) orang saksi tersebut diketahui sebagai pekerja dari PT. Dwi Agung Sentosa Pratama sedang melakukan renovasi Atap Kubah Masjid Islamic Center.

" Renovasi tersebut menggunakan bahan triplex yang pada saat ingin memasang triplex atap Kubah Masjid tersebut para saksi melelehkan membran ( aspal gulung ) untuk menempelkan bahan atap tersebut menggunakan alat bakar, " Terangnya kembali.

Pihaknya menduga, percikan dari alat bakar mengenai glasbul sampai timbulnya api, untuk kemudian keempat pekerja tersebut berupaya memadamkan api dengan menggunakan apar.

" Namun api semakin membesar dan akhirnya Kubah Masjid Islamic keseluruhan terbakar. Kemudian datang 9 Unit Damkar yang di pimpin oleh Bapak Eko Budiyanto melakukan penanganan kebakaran, " Tegasnya.

Ia menyebut, hingga saat ini kobaran api masih belum padam dan masih dalam penanganan petugas Damkar Jakarta, TNI-POLRI serta warga sekitar ikut membantu memadamkan.

" Kerugian belum dapat di taksir, kami berupaya mendatangi TKP di pimpin Kapolsek Koja AKP Anak Agung Putra Dwipayana, mendata saksi-saksi, menghubungi DPK Jakut, menghimbau warga masyarakat untuk tidak mendekat di lokasi kejadian, " Tuturnya.

Penulis:

Baca Juga